Contoh Makalah Sejarah Filsafat Yunani Pra Socrates Dan Pemikiran Socrates
Download File --->>> https://urluss.com/2tiLgf
Filsafat Pra Socrates awal dari perkembangan filsafat yunani kuno. Yunani merupakan tempat dimana pemikiran ilmiah mulai tumbuh dan pada zaman itu lahirlah para pemikir yang mengarah dan menyebabkan filsafat itu dilahirkan. Bangsa Yunani merupakan bangsa yang pertama kali berusaha menggunakan akal untuk berpikir. Kegemaran bangsa Yunani merantau secara tidak langsung menjadi sebab meluasnya tradisi berpikir bebas yang dimiliki bangsa Yunani.
Zeno lahir tahun 490 SM di Elea. Ia menjadi terkenal karena ketangkasan perkataan dan ketajaman pemikirannya.[8]Ia dapat merelatifkan kebenaran yang telah mapan. Zeno menemukan dialektika. Istilah dialektika termasuk kata yang mendapat pelbagai arti sepanjang sejarah filsafat. Ia mulai mengemukakan hipotesis yaitu salah satu anggapan yang dianut pelawan-pelawan Parmenides. Lalu ia menunjukkan bahwa dari hipotesis itu harus ditarik kesimpulan yang mustahil. Menurut metode ini, Zeno membuktikan bahwa adanya ruang kosong, pluralitas dan gerak sama-sama mustahil. Seperti:
Filsafat Pra sokratik adalah filsafat kuno dari yunani sebelum sokrates. Filsafat Pra socrates bangsa yunani merupakan bangsa yang pertama kali berusaha menggunakan alat untuk berfiir dan filsafat pascrates adalah filsafata yang dilahirkan kemenangan akal atas dongeng atau mitos-mitos yang di terima dari agama yang memberi tahukan tentang asal muasal segala sesuatu yang mencakup terjadinya alam semesta beserta isinya tersebut.
Atas dasar pemikiran Plato inilah yang menjadi latar belakang pembuatan makalah ini, karena sangat menarik untuk dikaji apalagi dengan julukan dia sebagai bapak filsafat dan juga dikenal sebagai filosof pertama kali yang menuangkan pemikiran-pemikirannya dalam sebuah tulisan atau sebuah buku. Sejarah filosof dari thales sampai socrates belum pernah terdengar bahwa mereka menuangkan pemikiran mereka ke dalam sebuah tulisan, karena mereka lebih bersifat dialektika. Namun, setelah masuk zamannya Plato, kemudian pemikiran-pemikiran filsafat itu pun dibukukan, sehingga ada sebuah pedoman atau bahan untuk generasi berikutnya yang ingin mengkaji tentang pemikiran para filosof terdahulu.
Di dalam makalah ini tentu akan lebih banyak kita temukan tentang Plato dan pemikirannya, karena yang menjadi titik acuan pemakalah adalah plato dan pemikirannya. Namun, walau pun sedikit menyinggung tentang pemikiran sebelum Plato diantaranya socrates yakni guru dari plato sendiri, dimana tolak acuan pemikiran dari plato adalah pemikiran gurunya sendiri walau pun terdapat juga sedikit perbedaan. Plato juga sedikit mengambil pemikiran dari filosof sebelum gurunya seperti heraclitus dan filosof-filosof yunani lainnya.
Dengan beberapa tujuan di atas kita dapat menyimpulkan bahwa betapa pentingnya pengkajian tentang bapak filsafat ini, serta mengkaji pemikirannya yang fenomenal dari dulu hingga sekarang. Walau pun di dalam makalah singkat ini hanya menggambarkan secara umum dan tidak terlalu specifik, namun pemakalah berusaha untuk menyajikannya selengkap yang pemakalah bisa.
Munculnya pemikiran Plato tentang ide-ide adalah terinspirasi dari gurunya yakni socrates. Dimana socrates dikisahkan bahwa beliau berusaha mencari defenisi-defenisi, ia tidak puas dengan menyebut satu persatu perbuatan-perbuatan yang adil atau tindakan-tindakan yang berani. Ia ingin menyatakan apa keadilan atau keberanian itu sendiri, atau bisa dikatakan bahwa socrates mencoba mencari hakikat atau esensi keadilan dan keutamaan-keutamaan lain tersebut. Karena pemikiran gurunya ini lah Plato kemudian meneruskan usaha gurunya tersebut lebih jauh lagi. Menurut dia esensi itu mempunyai realitas, terlepas dari segala perbuatan kongkret. Ide keadilan, ide keberanian dan ide-ide lain itu ada.[1]
Pemikiran Anaximandros dinilai banyak ahli telah membuka jalan baru dalam upaya manusia untuk mengerti dunianya. Dikatakan sebagai pembuka jalan baru karena pemikirannya sangat mempengaruhi sejarah filsafat selanjutnya. Ajarannya tentang unsur-unsur yang berlawanan, misalnya, diambil alih oleh semua filsuf Yunani di masa sesudahnya. Berdasarkan berbagai kesaksian yang ada, diketahui bahwa pendapat-pendapat Anaximandros juga didasarkan pada observasi. Jelas ini menjadi satu langkah penting untuk menuju pada pengertian rasional tentang dunia, sekalipun harus diakui bahwa observasi tersebut sangat tidak memuaskan jika ditinjau dari kemajuan masa kini.
Socrates adalahseorang guru. Setiap kali socrates mengajarkan pengetahuannya, Socrates tidakpernah memungut bayaran kepada murid-muridnya. Oleh karena itulah, kaum sofismenuduh dirinya memberikan ajaran baru yang merusak moral dan menentangkepercayaan negara kepada para pemuda. Kemudian ia ditangkap dan dihukum matidengan minum racun pada umur 70 tahun yakni pada tahun 399 SM. Pemikiranfilsafatnya untuk menyelidiki manusia secara keseluruhan yaitu denganmenghargai nilai-nilai jasmaniah dan rohaniah yang keduanya tidak dapatdipisahkan karena dengan keterkaitan kedua hal tersebut banyak nilai yangdihasilkan.
A.Latar BelakangDalam kajian sejarah dapat dijelaskan bahwa perjalanan manusia telah mengantarkan dalam berbagai fase kehidupan. Sejak zaman kuno, pertengahan dan modern telah melahirkan sebuah cara pandang terhadap gejala alam dengan berbagai variasinya. Dan dari cara pandang tersebutlah terlahir sebuah disiplin ilmu yang bernama filsafat. Filsafat itu sendiri mempelajari seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara radikal (mendasar, mendalam sampai ke akar-akarnya), sistematika(teratur, runtut dan tidak serampangan), logis (dapat diterima oleh akal), dan universal (umum). Dalam pembelajaran pengantar filsafat secara garis besar terdapat lima jenis pendekatan yaitu pendekatan historis, pendekatan metodologis, pendekatan analitis, pendekatan eksistensial, dan pendekatan terpadu. Adapun dalam makalah ini saya akan memaparkan tentang pendekatan historis yang berarti menjelaskan tentang sejarah periodesasi fisafat yang meliputi pemikiran para filsuf dan latar belakang mereka.B.Rumusan MasalahBagaimanakah sejarah periodesasi fisafat pada fase klasik, pertengahan, dan modernSiapa sajakah tokoh-tokoh filsafat pada fase klasik, pertengahan, dan modernC.TujuanUntuk membahas tentang sejarah periodesasi filsafat meliputi fase klasik, pertengahan, sampai moden.Untuk menerangkan para filsuf pada fase klasik, pertengahan, sampai modern.
A.KESIMPULANSekitar abad VI SM di Yunani muncul pemikir-pemikir yang kritis terhadap alam, yang kemudian proses pemikiran tersebut membuahkan sebuah pengetahuan yang disebut dengan filsafat. Dalam periodesasinya fisafat terbagi menjadi tiga fase yaitu filsafat yunani kuno, filsafat abad pertengahan, dan filsafat abad modern. Dalam setiap fasenya memiliki perbedaan-perbedaan. Pada fase Yunani kuno filsafat mulai berkembang tepatnya pada masa pra Socrates, namun pada masa ini pemikiran para filsufnya masih dipengaruhi dengan kepercayaan. Kemudian pada masa klasik, tepatnya pada masa Socrates dan teman-teman, filsafat mulai berkembang dengan pesat, dan lebih bebas dalam berpikir tanpa rerikat dengan kepercayaan. Namun, pada masa abad pertengahan filsafat mengalami kemrosotan, dikarenakan pihak gereja sangat membelenggu kehidupan manusia, sehingga manusia tak bisa berpikir secara bebas untuk mengali potensinya. Pada masa ini di Barat dikenal dengan sebutan masa kegelapan, lain halnya dengan daerah Timur yang justru ilmu-ilmu pengetahuan semakin berkembang, tepatnya pada masa dinasti Abbassiyyah, yaitu masa pemerintahan raja Harun Arrasyid dan Al-Makmun. Kemudian pada abad modern di Barat filsafat kembali dikembangkan, dan para filsuf berusaha membawa masa pemikiran seperti pada masa Yunani klasik yaitu dengan kebebasan dalam berpikir, setelah terjadiniya kemandekan pada abad pertengahan. Jadi, pada intinya filsafat di Barat mengalami perkembangan, masa keemasan, kemudian kemrosotan, dan pada akhirnya kembali dikembangkan. 153554b96e
https://www.realclkid.com/forum/community-posts/how-to-download-nvidia-drivers-for-mac
https://www.joseshands.org/group/nonprofit-startups/discussion/c3344814-bd76-442c-a3d4-ec4bf3d29d8b